Irman Gusman


, 24 April 2013|00:00:00 |Dibaca : 563 Pembaca
about img
IRMAN SIAP IKUT KONVENSI CAPRES
Selasa, 23 April 2013 02:11

KEMBALI MENCALONKAN UNTUK DPD RI

PADANG, HALUAN — Nama Ketua Dewan Per­wakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI)  Irman Gusman terbilang harum dan berkibar di pentas nasional. Karena alasan itu pula, dia ditawari oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo  Bambang Yudhoyono untuk ikut dalam konvensi calon Presiden RI Partai Demokrat. Pemilu 2014 Irman kembali mencalonkan diri menjadi anggota DPD RI.

SBY yang juga Presiden RI, memang belum secara resmi meminta kesediaan Irman Gusman untuk mengikuti konvensi calon presiden dari Partai Demokrat tersebut. Jika nantinya diminta secara resmi, Irman akan menyiapkan diri sebaik mungkin, sehingga bisa memenang­kan konvensi dan diusung oleh partai berlambang mercy tersebut.

“Ini membuktikan, bahwa siapa pun bisa memimpin negara ini ke de­pannya. Sebuah kesempatan bagus un­tuk anak bangsa,” kata putra Ranah Minangkabau itu, Senin (22/4) usai mendaftar menja­di calon anggota DPD RI di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat, Senin (22/4).

Begitu diminta secara resmi, Irman akan melihat dan mem­pelajari secara mendalam bagai­mana sistem konvensi Calon Presi­den RI ala Partai Demokrat yang diterapkan. Sejauh ini sistem konvensi yang diterapkan di negara liberal dan negara de­mokrasi sangat berbeda.

Dengan diberikannya peluang kepada Ketua DPD RI, berarti Irman Gusman semakin kuat untuk diusung menjadi calon presiden. Namun, Irman tidak akan mengikuti langkah rekan-rekannya yang lain untuk merapat ke partai politik.

Terkait peran DPD, Irman Gusman mengibaratkan peran DPD itu tak ubahnya seperti seseorang arsitektur. “Jika masyarakat menganggap peran DPD itu tidak kelihatan memang seperti itu. Seseorang yang melihat bangunan itu bagus, akan berpikir kontrak­tornya yang bagus pekerjaannya. Sementara siapa asriteknya tidak diketahui orang. Seperti itulah perannya,” ujar Irman.

Soal perjuangannya untuk masyarakat Sumbar, Irman menga­ku sudah cukup banyak. Seperti mengupayakan bantuan untuk bencana gempa 2009, banjir dan menciptakan ketertiban masyarakat dengan aksinya baru-baru ini.

Kemudian, katanya, saat ini sedang didorong konsep arah pembangunan dari daerah ke pusat. Tidak lagi dari pusat ke daerah. “Pembangunan infrastruktur untuk memajukan industri perlu memper­hatikan skema pembangunan yang berwawasan nusantara yaitu ke­seim­bangan antar sektor dan antar wilayah, terutama dalam hal opti­malisasi potensi lokal dan pe­luang pengembangannya,” katanya.

Menurutnya, kegagalan dalam mengembangkan industri yang berba­sis keunggulan lokal dan daya saing nasional akan melahirkan ketimpa­ngan pembangunan antar sektor dan antar wilayah sehingga menimbulkan konflik sosial bahkan anarkisme.

“Sebagai bentuk pertanggung­jawaban apa yang sudah dilakukan, sudah ada website dan facebook yang memuat apa yang telah saya lakukan,” ucapnya.

Irman datang ke KPU Sumbar dengan membawa 1.111 orang sebagai syarat dukungan untuk calon anggota DPD RI. Kedatangan Irman didampingi Buya Bagindo M Letter, Rektor UMSB Shofwan Karim, Hasril Chaniago, dan tokoh lainnya. (h/cw-eni)

 

Link Utama