Kurikulum Berubah


, 24 April 2013|00:00:00 |Dibaca : 555 Pembaca
about img

Berita Singgalang | Utama

 

Kurikulum Pendidikan Harus Diubah

Tanggal 22 March 2013

GUNA MENGHADAPI TANTANGAN ZAMAN

PADANG — Kurikulum pendidikan harus terus dikembangkan, sesuai dengan kemajuan zaman. Paling lama satu kali dalam lima tahun, kurikulum harus diubah. Paling cepat dalam dua tahun, kurikulum bisa diubah atau disesuaikan.
Perubahan kurikulum tidak bisa terlepas dari kemajuan zaman, baik berupa teknologi, informasi, budaya, dan sebagainya.

 Jika kurikulum tidak cepat disesuaikan, maka yang terjadi lulusan perguruan tinggi (PT) tidak terpakai dunia kerja.
“Dunia sangat dinamis, karenanya kurikulum harus berubah. PT harus bisa menggunakan teknologi yang ada dan terus berhubungan dengan industri,” kata Pembantu Rektor I UNP, Agus Irianto dalam workshop peninjauan kurikulum, memasukkan KKN ke kurilum dan lainnya di Universitas Muhammadiyah  Sumatra Barat, Kamis (21/3).

 Ia mengatakan, pihak PT harus mencetak lulusan yang sesuai dengan permintaan dunia kerja. Maka dari itu, hubungan baik dengan pelaku industri harus terus dijalin sepanjang waktu.
“PT juga harus jadi pelopor akan penemuan baru, terutama yang terkait dengan sekelilingnya. Fakultas Kehutanan misalnya, jangan lagi hanya melirik potensi kayu di hutan, tapi juga apa yang bisa dikem bangkan di hutan, baik bunga, daun atau lainnya,” tambahnya.

 Sementara Rektor UMSB, Shofwan Karim Elha mengatakan, pihaknya terus menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Bahkan UMSB terus memotivasi mahasiswanya menguasai minimal dua bahasa asing.
“Kami terus mendatangkan para pakar, untuk berbagi ilmu dengan mahasiswa. Pada akhirnya, setiap ilmu dan teknologi terbaru, bisa langsung diserap mahasiswa,” katanya.

 Selain itu, UMSB kini juga menggalakkan kembali program KKN Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Semua jurusan kini kembali dilibatkan dalam KKB PPM, agar mereka bisa membaktikan ilmu pada masyarakat.
“Tahun lalu UMSB bekerja sama dengan Yayasan Dana Mandiri. Selanjutnya kerjasama juga akan dijalin dengan pihak-pihak lainnya, agar KKN PPM lebih berdaya guna,” tambahnya.
UMSB, menurutnya, juga akan memperkuat pengetahuan manusia dengan teknologi informasi. Hal itu akan diterapkan pada seluruh mahasiswa, karena teknologi informasi harus dikuasai setiap lulusan. (106)

 

 

Link Utama